Dayu Pratyahara - Nama Orang;
Meraup Untung Budi Daya Kelengkeng
Salma Idea · 2015
Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786027050167
Penerbit
Salma Idea
Tahun Terbit
2015
Halaman
111 Hlm.; 135 x 200 mm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
634
Edisi
cet.1
No. Panggil
634 DAY m
Subjek
Sinopsis
Kelengkeng dengan nama latin Dimocarpus longan L., adalah buah eksotis dari daratan Asia Tenggara, banyak diminati oleh penggemar buah karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Rasa manisnya unik, perpaduan antara rambutan dan durian, membuat buah ini banyak difavoritkan.
Selain karena rasanya yang manis, kelengkeng banyak diburu karena bermanfaat untuk kesehatan. Banyak yang telah membuktikan bahwa buah yang masih bersaudara dekat dengan leci dan rambutan ini mampu meredakan beberapa keluhan penyakit. Itulah di antaranya keistimewaan buah kelengkeng yang membuatnya menjadi salah satu buah yang banyak diburu oleh para penggemar buah.
Sayangnya, buah ketengkeng yang beredar di pasaran masih dikuasai oleh kelengkeng import yang tentu saja lebih mahal pun kurang segar karena telah melalui proses pengepakan dan pengiriman yang panjang. Artinya, masih besar kesempatan untuk petani lokal guna mengembangkan tanaman kelengkeng untuk memenuhi permintaan pasar akan buah kelengkeng yang lebih segar dan tentu saja akan jauh lebih nikmat dibanding kelengkeng impor. Buku ini membahas budi daya kelengkeng mulai dari pemilihan bibit, pemilihan lahan, penanaman, penanganan hama, dan penanganan masa panen hingga pascapanen. Selain itu, disertakan juga ilustrasi penghitungan biaya produksi dan keuntungan yang dapat diperoleh.
Selain karena rasanya yang manis, kelengkeng banyak diburu karena bermanfaat untuk kesehatan. Banyak yang telah membuktikan bahwa buah yang masih bersaudara dekat dengan leci dan rambutan ini mampu meredakan beberapa keluhan penyakit. Itulah di antaranya keistimewaan buah kelengkeng yang membuatnya menjadi salah satu buah yang banyak diburu oleh para penggemar buah.
Sayangnya, buah ketengkeng yang beredar di pasaran masih dikuasai oleh kelengkeng import yang tentu saja lebih mahal pun kurang segar karena telah melalui proses pengepakan dan pengiriman yang panjang. Artinya, masih besar kesempatan untuk petani lokal guna mengembangkan tanaman kelengkeng untuk memenuhi permintaan pasar akan buah kelengkeng yang lebih segar dan tentu saja akan jauh lebih nikmat dibanding kelengkeng impor. Buku ini membahas budi daya kelengkeng mulai dari pemilihan bibit, pemilihan lahan, penanaman, penanganan hama, dan penanganan masa panen hingga pascapanen. Selain itu, disertakan juga ilustrasi penghitungan biaya produksi dan keuntungan yang dapat diperoleh.
Ketersediaan
#
My Library
634 DAY m
text2300390
Tersedia
#
My Library
634 DAY m
text2300389
Tersedia
#
My Library
634 DAY m
text2300391
Tersedia
#
My Library
634 DAY m
text2300392
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.