Arswendo Atmowiloto - Nama Orang;
Bersyukur Tanpa Libur
Gramedia Pustaka Uama · 2021
Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786020649436
Penerbit
Gramedia Pustaka Uama
Tahun Terbit
2021
Halaman
280 hlm.; 13.5 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
899.22
Edisi
Cetakan ke-1
No. Panggil
899.22 ARS b
Subjek
Sinopsis
Cerita dalam novel ini mengandung materi yang diperuntukkan untuk pembaca 13 tahun keatas. Tidak dianjurkan untuk dibaca anak-anak di bawah umur 13 tahun, dikhawatirkan adanya alur cerita dalam novel ini yang belum sesuai untuk para pembaca dibawah 13 tahun.
Novel yang berjudul Bersyukur Tanpa Libur karya Arswendo Atmowiloto ditulis dengan menggunakan kosakata yang ringan sehingga dapat memudahkan para pembaca dalam memahami isi dan alur cerita dalam novel ini. Alur yang dibuat dalam novel ini dibuat semenarik mungkin agar para pembaca merasa antusias terhadap akhir cerita yang ada dalam novel ini. Diharapkan dengan adanya novel ini para pembaca dapat menikmati waktunya dengan santai dan bermanfaat.
Sinopsis
Arswendo Atmowiloto, sang empu “jurus” Mengarang Itu Gampang, selalu mengasah kesaktiannya dengan menulis kapan pun, di mana pun… dengan coretan tangan, mesin tik, hingga komputer. Inilah kumpulan tulisannya mengenai memaknai hidup dengan terus bersyukur, yang berserakan tertinggal di komputernya---tentang awal kehidupannya di Solo, kehangatan keluarga yang dicintainya, kiprahnya di rimba “persilatan” media hingga penjara; dilengkapi dengan tulisan-tulisan mereka yang paling dekat, para sahabatnya dari berbagai kalangan.
Novel yang berjudul Bersyukur Tanpa Libur karya Arswendo Atmowiloto ditulis dengan menggunakan kosakata yang ringan sehingga dapat memudahkan para pembaca dalam memahami isi dan alur cerita dalam novel ini. Alur yang dibuat dalam novel ini dibuat semenarik mungkin agar para pembaca merasa antusias terhadap akhir cerita yang ada dalam novel ini. Diharapkan dengan adanya novel ini para pembaca dapat menikmati waktunya dengan santai dan bermanfaat.
Sinopsis
Arswendo Atmowiloto, sang empu “jurus” Mengarang Itu Gampang, selalu mengasah kesaktiannya dengan menulis kapan pun, di mana pun… dengan coretan tangan, mesin tik, hingga komputer. Inilah kumpulan tulisannya mengenai memaknai hidup dengan terus bersyukur, yang berserakan tertinggal di komputernya---tentang awal kehidupannya di Solo, kehangatan keluarga yang dicintainya, kiprahnya di rimba “persilatan” media hingga penjara; dilengkapi dengan tulisan-tulisan mereka yang paling dekat, para sahabatnya dari berbagai kalangan.
Ketersediaan
#
My Library
899.22 ARS b
text2400043
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.