Andrea Hirata - Nama Orang;
Guru Aini
Bentang Pustaka · 2020
Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786022916864
Penerbit
Bentang Pustaka
Tahun Terbit
2020
Halaman
312 hlm.; 13 x 19 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
158.32
Edisi
Cetakan ke-1
No. Panggil
158.32 AND g
Subjek
Sinopsis
Bentang Pustaka adalah penerbit yang berkomitmen untuk terus berkontribusi memajukan dunia literasi di Indonesia dengan menerbitkan buku-buku berkualitas. Tidak sekadar menerbitkan, Bentang Pustaka bisa sebagai sahabat yang membaca buku dari penerbit buku ini. Sejak bergabung dalam kelompok Mizan pada tahun 2004, Bentang Pustaka telah menerbitkan ribuan karya penulis Indonesia maupun luar negeri. Banyak penghargaan yang diraih oleh penulis yang diterbitkan bentang pustaka.
Ini persamaan hidupku sekarang, Bu, ”Desi menyodorkan buku catatan ke tengah meja. Bu Amanah, yang juga guru matematika, tersenyum getir melihat persamaan garis lurus dengan variabel-variabel yang didefinisikan sendiri oleh Desi, x1: pendidikan, x2: kecerdasan. Yang menarik perhatiannya adalah konstanta a: pengorbanan. “Pendidikan memerlukan pengorbanan, Bu. Pengorbanan itu nilai tetap, konstan, tak boleh berubah” Konon, berdasarkan penelitian antah berantah, umumnya idealisme anak muda yang baru tamat dari perguruan tinggi bertahan paling lama 4 bulan. Setelah itu mereka akan menjadi pengeluh, penggerutu, dan penyalah seperti banyak orang lainnya, lalu secara menyedihkan terseret arus deras sungai besar rutinitas dan basa-basi birokrasi lalu tunduk patuh pada sistem yang buruk. Dalam kenyataan hidup seperti itu, seberapa jauh Desi berani mempertahankan idealismenya menjadi guru matematika di sekolah pelosok?
Ini persamaan hidupku sekarang, Bu, ”Desi menyodorkan buku catatan ke tengah meja. Bu Amanah, yang juga guru matematika, tersenyum getir melihat persamaan garis lurus dengan variabel-variabel yang didefinisikan sendiri oleh Desi, x1: pendidikan, x2: kecerdasan. Yang menarik perhatiannya adalah konstanta a: pengorbanan. “Pendidikan memerlukan pengorbanan, Bu. Pengorbanan itu nilai tetap, konstan, tak boleh berubah” Konon, berdasarkan penelitian antah berantah, umumnya idealisme anak muda yang baru tamat dari perguruan tinggi bertahan paling lama 4 bulan. Setelah itu mereka akan menjadi pengeluh, penggerutu, dan penyalah seperti banyak orang lainnya, lalu secara menyedihkan terseret arus deras sungai besar rutinitas dan basa-basi birokrasi lalu tunduk patuh pada sistem yang buruk. Dalam kenyataan hidup seperti itu, seberapa jauh Desi berani mempertahankan idealismenya menjadi guru matematika di sekolah pelosok?
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.