Fahruddin Faiz - Nama Orang;
Filsafat Kebahagiaan
PT Mizan Pustaka · 2023
Informasi Detail Buku
ISBN/ISSN
9786024413323
Penerbit
PT Mizan Pustaka
Tahun Terbit
2023
Halaman
284 hlm.; 13 x 19 cm
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
152.42
Edisi
Cetakan ke-1
No. Panggil
152.42 FAH f
Subjek
Sinopsis
FILSAFAT KEBAHAGIAAN Dari Plato, via Al-Farabi dan Al-Ghazali, Sampai Ki Ageng Suryomentaram. Orang boleh berbeda dalam banyak hal, tapi bakal bersepakat dalam satu hal: ingin bahagia. Sayangnya, makna bahagia itu tidak tunggal dan sama bagi semua orang. Bahagia bagi yang satu, boleh jadi bukan bahagia bagi yang lain. Bahagia itu ternyata macam-macam dan bisa saling bertentangan. Maka, layak sekali kalau orang bertanya: apa, sih, bahagia itu sebenarnya?
Empat orang bijak—Plato, al-Farabi, al-Ghazali, dan Ki Ageng Suryomentaram—menawarkan konsep kebahagiaan, berikut cara-cara mencapainya. Meski masing-masing mengambil pendekatan berbeda, ada beberapa kesamaan yang mencolok: bahwa orang mesti mengenal diri sendiri sebagai titik berangkat, dan orang menemukan diri sendiri sebagai titik tujuan. Mustahil orang mencapai kebahagiaan kalau tidak tahu siapa dirinya dan apa makna bahagia bagi dirinya.
Buku ini bakal memberi pencerahan bagi Anda yang mencari kebahagiaan sejati.
“Buku ini mengurai dengan santai tetapi indah pencarian akar kebahagiaan oleh para filsuf dan sufi yang paling melegenda baik dari Dunia Barat, Muslim, maupun Jawa.”
—K.H. Husein Muhammad, penulis Kebijaksanaan para Ulama, Sufi, dan Filsuf
“Kebahagiaan—barangkali itulah hal yang paling diburu manusia. Buku ini memandu Anda ke arah penemuan kebahagiaan yang sejati, bukan kesenangan fisikal/psikologis yang dangkal, apalagi hedonisme. Sebuah buku yang penting ada dalam koleksi kepustakaan bacaan kita.”
—Dr. Haidar Bagir, penulis Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan
Empat orang bijak—Plato, al-Farabi, al-Ghazali, dan Ki Ageng Suryomentaram—menawarkan konsep kebahagiaan, berikut cara-cara mencapainya. Meski masing-masing mengambil pendekatan berbeda, ada beberapa kesamaan yang mencolok: bahwa orang mesti mengenal diri sendiri sebagai titik berangkat, dan orang menemukan diri sendiri sebagai titik tujuan. Mustahil orang mencapai kebahagiaan kalau tidak tahu siapa dirinya dan apa makna bahagia bagi dirinya.
Buku ini bakal memberi pencerahan bagi Anda yang mencari kebahagiaan sejati.
“Buku ini mengurai dengan santai tetapi indah pencarian akar kebahagiaan oleh para filsuf dan sufi yang paling melegenda baik dari Dunia Barat, Muslim, maupun Jawa.”
—K.H. Husein Muhammad, penulis Kebijaksanaan para Ulama, Sufi, dan Filsuf
“Kebahagiaan—barangkali itulah hal yang paling diburu manusia. Buku ini memandu Anda ke arah penemuan kebahagiaan yang sejati, bukan kesenangan fisikal/psikologis yang dangkal, apalagi hedonisme. Sebuah buku yang penting ada dalam koleksi kepustakaan bacaan kita.”
—Dr. Haidar Bagir, penulis Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan
Ketersediaan
#
My Library
152.42 FAH f
text25101
Tersedia
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.