Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin - Nama Orang; Muhammad Yusuf Harun, MA. - Nama Orang; Munir Fuadi, Lc. - Nama Orang; Muh.Muinuddin Basri. - Nama Orang; Aman Nadir Saleh - Nama Orang;
MANASIK HAJI DAN UMRAH dan Beberapa Kesalahan Yang Dilakukan Sebagian Jama’ah
·
Informasi Detail Buku
Halaman
20 halaman
Bahasa
Indonesia
Klasifikasi
297.352
No. Panggil
297.352 SYA m
Subjek
Sinopsis
Cara yang terbaik bagi seorang muslim untuk melakukan manasik haji dan umrah adalah
dengan melaksanakan haji dan umrah tersebut sesuai dengan yang dilakukan oleh Rasulullah
– shallallahu alaihi wasallam – agar dengan demikian mendapatkan kecintaan dan ampunan
dari Allah. Allah Ta’ala berfirman :
]قل إن كنتم تحبون االله فاتبعوني يحييكم االله ويغفر لكم ذنوبكم واالله غفور رحيم[
“Katakanlah : ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah ikutilah aku, niscaya Allah mencintai
dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.” (Ali
Imron:31)
Sedang bentuk haji yang paling sempurna adalah haji Tamattu’ bagi orang-orang yang
sebelumnya tidak membawa binatang kurban, karena Nabi – sallahu alaihi wasallam – telah
memerintahkan (untuk bertahallul setelah selesai umrah) dan menegaskan kepada para
sahabat beliau dengan sabdanya :
استدبرت ما سقت الهدي ولأحللت معكم . لو استقبلت من أمري ما
Andaikata aku menghadapi urusanku (dalam haji) tentu aku tidak akan berpaling. Aku
tidak akan membawa binatang kurban, dan tentu aku akan bertahallul bersama kalian.”
Haji tamattu’ adalah melaksanakan ibadah umrah secara sempurna pada bulan-bulan haji,
dan bertahallul dari umrah tersebut, lalu berihram untuk haji pada tahun itu juga.
dengan melaksanakan haji dan umrah tersebut sesuai dengan yang dilakukan oleh Rasulullah
– shallallahu alaihi wasallam – agar dengan demikian mendapatkan kecintaan dan ampunan
dari Allah. Allah Ta’ala berfirman :
]قل إن كنتم تحبون االله فاتبعوني يحييكم االله ويغفر لكم ذنوبكم واالله غفور رحيم[
“Katakanlah : ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah ikutilah aku, niscaya Allah mencintai
dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang.” (Ali
Imron:31)
Sedang bentuk haji yang paling sempurna adalah haji Tamattu’ bagi orang-orang yang
sebelumnya tidak membawa binatang kurban, karena Nabi – sallahu alaihi wasallam – telah
memerintahkan (untuk bertahallul setelah selesai umrah) dan menegaskan kepada para
sahabat beliau dengan sabdanya :
استدبرت ما سقت الهدي ولأحللت معكم . لو استقبلت من أمري ما
Andaikata aku menghadapi urusanku (dalam haji) tentu aku tidak akan berpaling. Aku
tidak akan membawa binatang kurban, dan tentu aku akan bertahallul bersama kalian.”
Haji tamattu’ adalah melaksanakan ibadah umrah secara sempurna pada bulan-bulan haji,
dan bertahallul dari umrah tersebut, lalu berihram untuk haji pada tahun itu juga.
Ketersediaan
#
My Library
297.352 SYA m
eb00033
Tersedia
Lampiran Berkas
Rekomendasi Buku Lainnya
0 BukuTidak ada rekomendasi buku yang ditemukan.